Make your own free website on Tripod.com

 

KISAH IBLIS DENGAN NABI MUSA

Assalamu'alaikum WarahmatuLlah'hiwabarakatuh

Syukur alhamduliLlah kehadrat ALlah s.w.t dengan limpah kurnianya ana bertemu kembali dengan menyampaikan sedikit renungan buat semua kaum muslimin dan muslimat moga-moga kita semua dapat mengambil ikhtibar dari kisah tersebut :-

Wallah'hualam

Suatu hari ketika Nabi Musa a.s sedang berada dimajlisnya , tiba-tiba datang Iblis dengan memakai baju yang dilabuhkan pada kepalanya. Apabila telah dekat dengan Nabi Musa a.s , ia menanggalkan pakaiannya itu. Maka terjadilah tanya jawab antara Nabi Musa a.s dengan Iblis Itu.

Iblis : " Assalamu'alaika , wahai Musa. "

Nabi Musa : " Siapa kamu? "

Iblis : " Saya Iblis "

Nabi Musa : " ALlah s.w.t tidak menghormat engkau. Untuk apa engkau datang? "

Iblis : " Aku datang untuk mengucapkan salam kepadamu di atas ketinggian tempat dan kedudukkanmu di sisi ALlah s.w.t. "

Nabi Musa : " Bilakah apabila seseorang itu melakukan sesuatu dengan engkau dapat menghalanginya. "

Iblis : " Apabila seseorang itu merasa taajjub terhadap dirinya dan ia berlaku sombong maka lupalah ia akan dosanya. "

Seterusnya Iblis tersebut memberikan tiga peringatan kepada Nabi Musa a.s iaitu :-

1. Janganlah sesekali engkau berkhalwat dengan perempuan yang tidak halal bagimu. Kerana tidak berdua-duaan seorang lelaki dengan seorang perempuan yang tidak halal baginya melainkan aku menemaninya ( menjadi pihak ketiga ) tanpa teman-temanku yang lain sehingga aku Membuat fitnah terhadap keduanya.

2. Janganlah engkau berjanji ( bernazar ) kepada ALlah s.w.t. melainkan engkau memenuhinya. Kerana tidak berjanji seseorang kepada ALlah s.w.t. melainkan aku menemaninya tanpa teman-temanku yang lain , maka akulah yang menjadi dinding penghalang antara orang itu dengan janjinya sehingga janji itu tidak dapat ditunaikan.

3. Janganlah sekali-sekali engkau mengeluarkan sedekah melainkan apa yang engkau sayangi ( barang yang baik-baik ) kerana sesungguhnya tiadalah seorang itu mengeluarkan sedekah sedangkan dia menyayanginya melainkan aku sendirilah tanpa teman-temanku yang membuat tidak terlaksananya sedekah itu.

Selepas berkata demikian , Iblis itu berpaling dan sebelum pergi ia berkata : " Celak_a! Celak_a ! Celak_a ! Musa telah pun mengetahui apa yang harus berwaspada terhadap anak keturunan Adam. "

Al-Qurasyi berkata : " Aku mendengar sesungguhnya syaitan berkata kepada orang perempuan : " Engkau adalah separuh daripada tenteraku. Engkaulah anak panahku yang kugunakan untuk memanah ( manusia ). Aku tidak salah menjadikan engkau untuk mengetahui segala rahsia dan engkaulah utusan untuk menyampaikan hajatku. "

Sumber: Sedarlah Cyber Network Group

| Kembali Ke Laman Utama | Arkib Rencana Pilihan |